Khalifah Pun Dikerjain

Makhramah bin Naufal adalah salah seorang sahabat yang konon umurnya sudah mencapai seratus tahun lebih. Karena sudah sangat tua, penglihatan Makhramah pun jadi berkurang. Mungkin dia menderita katarak.

Suatu hari, karena tidak tahu, dia berdiri di salah satu sudut masjid dan hendak kencing. Untung ada jamaah yang melihatnya.
“Hai, Pak tua! Ini masjid! jangan kencing di situ!”
Pak tua Makhramah tidak jadi kencing di situ. Tiba-tiba tangannya dituntun orang, yang tak lain adalah si kocak Nu’aiman. Dia dibawa ke sebuah tempat. Setelah berhenti, orang itu berkata,”Silakan buang air kencing di sisni, Pak Tua!”
“Terima kasih,” jawab Makhramah. Nu’aiman buru-buru pergi. Tapi, alangklah terkejutnya Makhramah; ketika dia hendaka melepaskan hajatnya, ada yang berteriak lagi, “Pak Tua, anda masih di dalam masjid!”
“Kurang ajar! Siapa tadi yang menuntunku ke sini, heh?” Makhramah Berkata dengan suara sangat tinggi,pertanda dia sangat marah. Orang-orang dengan kompak menjawab,”Yang menuntunmu tadi Nu’aiman.”
“Demi Allah, kalau bertemu dengannya, aku akan ketok dia dengan tongkatku ini!”Rupanya, ancaman Makhramah disampaikan orang kepada Nu’aiman. Maka, Nu’aiman sengaja mendiamkan masalah ini sampai agak lama dengan harapan Makhramah yang sudah uzur itu lupa.
Beberapa lama kemudian, Nu’aiman bertemu lagi dengan Makhramah di masjid. Segera Nu’aiman mendekati Makhramah. “Pak Tua, apakah Bapak masih mencari Nu’aiman?” Nu’aiman bertanya dengan suara yang agak diubah sedikit. Mendengar nama Nu’aiman disebut, Makhramah langsung ingat dengan dendam lamanya.
“Tentu. Dia harus menerima balasan atas perbuatannya!”
“Mari aku bawa kepadanya.” Lalu Nu’aiman menuntun Makhramah. Di satu sudut masjid mereka berhenti. Nu’aiman berbisik di telinga Makhramah, ”Tepat selangkah di depan Bapak, ada Nu’aiman sedang duduk.”
Segera Nu’aiman berlari meninggalkan masjid. Dia tidak sempat mendengar Makhramah mengucapkan terima kasih. Makhramah melangkah pelan, lalu dengan sekonyong-konyong dia mengayunkan tongkat kayunya dan ……………Buk! Buk!
“Astaghfirullah! Apa-apaan ini?” Teriak orang yang kena pukul. Orang-orang yang ada di masjid dan melihat adegan itu berteriak, ”Hai Pak Tua! Berani benar kamu memukul Amirul Mukminin!” Makhramah terkejut. Orang-orang segera menolong Khalifah ‘Ustman bin Affan’ yang terluka bahunya akibat hantaman tongkat Makhramah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s